Kemensos Kepincut Peta Kemiskinan IDEAS

Launcing Buku Peta Kemiskianan besutan IDEAS di Jakarta, Kamis (19/1/2017)

JAKARTA (KBK)  – IDEAS (Indonesia Development and Islamic Studies) dalam peta kemiskinannya yang diluncurkan hari ini menarik perhatian kemensos. Peta kemiskinan berbentuk buku tersebut dikatakan menarik karena mampu mempotret kemiskinan Indonesia.

“Buku ini menarik dan bagus karena berupaya memotret kemiskinan di Indonesia. Buku ini juga bisa dijadikan refrensi penelitian dengan dimulai dari data yang lebih baru,” ujar Dirjen Penanggulangan Fakir Miskin Kementrian Sosial RI Dr Ir Andi ZA Dulung saat launching buku peta kemiskinan IDEAS, di Jakarta, Kamis (19/1).

Andi menilai buku tersebut juga sangat membantu Kemensos dan pegiat penanggulangan kemiskinan seperti Dompet Dhuafa dalam menurunkan jumlah masyarakat marjinal di Tanah Air. Andi menuturkan bahwa saat ini GNI rasio di Indonesia cukup besar, begitu juga dengan angka kemiskinan.

“GNI rasio Indonesia dari tahun 2004 melampau 0.41 dan bertahan sampai 2015. Saat ini GNI rasio 0.39,” ujarnya.

Andi mengakui angka tersebut masih jauh dari target nasional yakni 0.35 di tahun 2019. Namun Andi optimis hal itu bisa tercapai terlebih sumbangsih IDEAS dalam pengentasan kemiskinan sangat signifikan.

“Saya yakin angka itu jika kita giat bekerja bisa tercapai. Data dari IDEAS menunjukan bahwa pemberantasan kemiskinan harus dilakukan dari daerah setingkat kabupaten kota. Akan percuma jika kita hanya perbaiki sistem perpajakan saja,” ungkapnya.

Advertisement