Pompa Rusak, Warga Rela Turun Gunung untuk Ambil Air

JAKARTA – Warga Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak 3 bulan lalu kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Kerusakan pompa penyedot akibat dihantam banjir merupakan penyebabnya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagian warga rela berjalan kaki sejauh lebih dari satu kilometer dengan membawa jeriken untuk mengambil air di sungai Kangga sebelah utara desa Doridungga.

Warga yang bermukim di dataran tinggi ini memang jauh dari sumber mata air. Untuk menuju titik air, mereka pun harus turun tebing curam setinggi 100 meter.

“Mengambil air di sungai ini bukan pekerjaan gampang. Kita harus naik turun tebing. Pulangnya pikul jeriken kapasitas 25 liter berisi air untuk keperluan minum dan memasak,” kata Suaidin, salah seorang warga saat ditemui disela-sela mengisi air di sungai, Rabu (6/6) seperti dilansir Kompas.

Advertisement