MANDAILING NATAL – Potongan kayu, batu, dan tumpukan sampah masih berserakan setelah kejadian banjir bandang di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut.
Kabid Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandaling Natal Muhammad Yasir mengatakan Dinas PU Mandailing Natal (Madina), BPBD, Satpol PP, SKPD, dan warga masih bekerja keras menyingkirkan pohon kayu berukurun besar baik yang berada di tengah jalan maupun dalam sungai.
Dditambahkannya, pembersihan lokasi banjir cukup parah di Kecamatan Ulu Pungkut, dengan menggunakan dua unit alat berat dan beberapa senso untuk memotong pohon kayu yang hanyut melalui sunga
“Pengerjaan pembersihan sampah di lokasi banjir tersebut, telah dimulai Sabtu hingga Senin, dan 11 titik longsor menutup badan jalan kini dapat ditembus masyarakat maupun kendaraan,” ujar Yasir, Senin (15/10/2018), dikutip Antara.
Ia mengatakan pembersihan areal banjir Desa Muara Saladi, diperkirakan cukup lama karena banyaknya kayu berserakan dan rumah warga yang roboh.
Bahkan, relawan dan masyarakat, tidak hanya bertugas memotong pohon, namun juga memindahkan sisa-sisa bangunan rumah yang hancur.




