spot_img

Prabowo Raih Suara dan Juga Gugatan Terbanyak

PASLON capres Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka meraih 58,47 persen suara atau suara mayoritas, namun hasil pilpres yang diumumkan KPU, Rabu malam (20/3) bakal digugat kedua paslon lain dan juga oleh sejumlah parpol.

Hasil rekapitulasi pilpres 2024 berdasarkan hasil rapat pleno KPU tersebut menempatkan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar urutan kedua dengan 25,23 persen suara, sedangkan Ganjar Pranowo – Mahfud MD 16,3 persen atau di urutan ketiga.

Dari perolehan suara yang ditetapkan KPU, hanya delapan dari 24 parpol yang berkontstasi dalam Pemilu 2024 lolos ke DPR yakni     PDI-P, Gokar, Greinda, Partai Kebangktan Bangsa, Nasdem Pertai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional.

Sementara itu, kedua paslon dan sejumlah parpol mulai mendaftarkan gugatan pada Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (21/3) terkait adanya dugaan kecurangan dalam dalam penghitungan perolehan suara.

Menurut Undang-undang Pemilu, gugatan paslon atau parpol harus disampaikan paling lambat tiga hari setelah hasil perolehan suara diumumkan. MK memiliki 15 hari untuk menetapkan apakah gugatan diterima atau ditolak berdasarkan keterangan saksi-saksi.

Capres No, urut 1 Anies Baswedan memasikan, pihaknya cawapres Muhaimin akan menggugat hasil perolehan suara itu ke MK karena mereka tidak ingin berbagai penyimpangan yang terjai sepanjang pemilu berlalu tanpa catatan karena hal it bisa menjadi peseden buruk bagi seluruh peuylenengara pemilu ke depannya.

“Kami tidak ingin marah-marah atau melakukan agitasi ke publik, namun dengan mengumpulkan semua bukti untuk dibawa ke depan hakim, “ujarnya.

Ganjar-Mahfud Siap Menggugat

Ganjar di depan tim Posko Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud MD juga menyatakan, pihaknya sedang menyiapkan gugatan dugaan kecurangan yang terjadi dalam pemilu. “Kita sudah menyiapkan banyak hal, begitu juga Tim Hukum kita, “ tandasnya.

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan Achmad Baidowi juga menyebutkan, partain akan mengambil langkah gugatan setelah  melihat perbedaan cukup signifikan antara sistem informasi berjenjang yang dilakukan internal partai dan hasil KPU.

Hasil pehitungan internal PPP, 4,04 persen suara, sebaliknya menurut versi KPU di bawah ambang batas parlemen, empat persen, sehingga partai berlambang bintang ini terdepak dari parlemen pusat (DPR).

Sebaliknya, anggota KPU M. Afifudin menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan semua dokumen rekapitulasi manual berjenjang bersama pengacara dan tim internal.

“Seluruh proses rekapitulasi penghitungan suara sudah dilakukan sesuai prosedur termasuk rapat pleno yang dilakukan terbuka, “ ujarnya.

Polemik muncul terkait hasil Pilpres 2024, ada yang menilai sebagai penyelenggaraan pemilu terbaik di dunia tanpa insiden fisik, namun ada pula yang menganggapnya sebagai simbul kemunduran demokrasi karena diwarnai kecurangan secara terstruktur, sistemaatis dan masif (TSM).

Selain menggugat ke MK, wacana hak angket DPR yang semula diinisiasi oleh Ganjar dan didukung oleh sejumlah anggota dewan dari PKB, PKS dan PDIP saat ini juga terus bergulir dan bisa saja berujung pemakzulan terhadap Presiden Jokowi.

Hari ini, Kamis 21 Maret, gedung MK yang terletak di Jl. Merdeka Selatan, di seberang Istana Merdeka, dijaga ratusan aparat kepolisian karena diramaikan dengan kedatangan para penggugat hasil perhitungan suara oleh KPK dan massa pendukung paslon dan parpol.

Mari kita tunggu, hasil final pilpres 2024 ini.

 

 

 

 

 

 

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles