Jakarta, KBKNews.id – Prajogo Pangestu, konglomerat Indonesia ini kembali memperkuat posisinya di sejumlah emiten yang tergabung dalam Grup Barito. Melalui serangkaian transaksi di pasar modal, Prajogo tercatat menambah kepemilikan saham di tiga perusahaan sekaligus. Total nilai investasinya bahkan mencapai Rp24,64 miliar.
Aksi tersebut tercermin dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan tanggal transaksi mayoritas dilakukan pada 15 Januari 2026.
Tambah Saham CUAN, Kepemilikan Tembus 84,07 Persen
Salah satu emiten yang diborong adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Prajogo membeli total 3.502.000 saham CUAN dengan nilai sekitar Rp6,55 miliar.
Pembelian dilakukan melalui beberapa kali transaksi dengan rentang harga Rp1.850 hingga Rp1.900 per saham. Transaksi dilakukan secara bertahap, mulai dari ratusan ribu saham hingga lebih dari 600 ribu saham dalam satu harga tertentu.
Dengan aksi tersebut, kepemilikan saham Prajogo di CUAN meningkat menjadi 94.521.150.000 lembar saham atau setara dengan 84,079 persen hak suara. Sebelumnya, ia tercatat memiliki 94.517.650.000 saham atau sekitar 84,076 persen.
Manajemen menyebutkan seluruh transaksi merupakan pembelian saham biasa secara langsung, tidak terkait perjanjian repurchase agreement, dan bertujuan sebagai investasi pribadi.
Borong Saham BRPT Senilai Rp8,49 Miliar
Selain CUAN, Prajogo Pangestu juga tercatat menambah kepemilikan saham di PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Ia membeli 3 juta lembar saham BRPT dengan harga Rp2.830 per saham.
Transaksi yang juga dilakukan pada 15 Januari 2026 tersebut menelan dana sekitar Rp8,49 miliar. Setelah transaksi, kepemilikan langsung Prajogo di BRPT tercatat meningkat, dengan porsi kepemilikan mencapai 71,36 persen.
Aksi beli ini, sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi, dilakukan untuk tujuan investasi.
Investasi di BREN, Dana Capai Rp9,60 Miliar
Prajogo Pangestu turut melakukan aksi beli di saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Pembelian dilakukan dalam tujuh kali transaksi pada 15 Januari 2026.
Harga pembelian berada di kisaran Rp9.525 hingga Rp9.675 per saham. Secara keseluruhan, Prajogo menggelontorkan dana sekitar Rp 9,60 miliar untuk menambah 1 juta lembar saham BREN.
Dengan tambahan tersebut, total kepemilikan Prajogo di BREN kini mencapai 140,78 juta lembar saham.
Sinyal Penguatan Kendali di Emiten Grup Barito
Aksi borong saham ini menunjukkan konsistensi Prajogo Pangestu dalam memperkuat pengendalian dan kepemilikan strategis di emiten-emiten utama Grup Barito. Langkah tersebut juga menjadi sinyal kepercayaan terhadap prospek jangka panjang sektor energi, sumber daya alam, dan industri berkelanjutan yang menjadi fokus utama grup usaha tersebut.
Di tengah dinamika pasar modal, langkah Prajogo Pangestu ini berpotensi menjadi perhatian pelaku pasar sebagai indikator arah investasi konglomerat terbesar di Indonesia dalam waktu ke depan.





