RAMALLAH – Presiden Palestina Mahmud Abbas secara resmi mengumumkan untuk memutuskan semua perjanjian dengan Israel, sebagai respon terhadap penghancuran rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat.
“Kami mengumumkan keputusan kepemimpinan untuk berhenti melanjutkan perjanjian yang ditandatangani dengan pihak Israel,” katanya, secara melanjutkan jika penangguhan seluruh perjanjian itu mulai berlaku pada Jumat (26/7/2019).
AFP merangkum, sebelumnya Abbas tidak pernah secara resmi menyatakan dengan jelas dan pasti soal penghentian kerja sama, meskipun para pejabat Palestina kerap membuat ancaman untuk berhenti menerapkan semua perjanjian dengan Israel.
Kedua pemerintah bekerja sama dalam berbagai hal mulai dari air hingga keamanan. Penarikan Palestina dari perjanjian dapat berdampak pada keamanan di Tepi Barat yang diduduki.





