JAKARTA, KBKNews.id – Persib Bandung mendatangkan mantan pemain PSG Layvin Kurzawa di sisa musim 2025/2026. Dia diperkenalkan di depan suporter pada Minggu (25/1/2026).
Kurzawa merupakan sosok yang melambangkan ambisi sekaligus ironi dalam sejarah modern PSG. Lahir di Fréjus pada tahun 1992, Kurzawa memulai petualangan sepak bolanya dengan gemilang di AS Monaco, di sebagai bek kiri modern yang eksplosif.
Keberaniannya merangsek ke lini depan dan akurasi umpan silangnya membuat PSG tak ragu merogoh kocek dalam-dalam untuk memboyongnya ke Parc des Princes pada musim panas 2015.
Di awal masa bergabungnya di Paris, Kurzawa tampak ikut menjadi pemain utama. Dia bukan sekadar pemain bertahan, tapi juga ancaman nyata bagi gawang lawan.
Puncak kejayaannya tercatat dalam tinta emas sejarah sepak bola Eropa pada malam Oktober 2017. Menghadapi Anderlecht di Liga Champions, Kurzawa mencetak hat-trick fenomenal yang menjadikannya bek pertama dalam sejarah kompetisi tersebut yang mampu melesakkan tiga gol dalam satu laga.
Namun, karier Kurzawa di ibu kota Prancis perlahan berubah karena cedera yang silih berganti, mulai dari masalah punggung hingga otot yang berkepanjangan. Di saat yang sama, persaingan di skuad bertabur bintang PSG semakin mencekik. Kehadiran nama-nama seperti Juan Bernat hingga talenta muda Nuno Mendes perlahan menggeser posisinya ke bangku cadangan, bahkan sering kali ia berakhir di tribun penonton.
Meski jarang mendapat menit bermain dalam beberapa musim terakhirnya, Kurzawa tetap menunjukkan profesionalisme yang unik. Dia tetap menjadi bagian dari ruang ganti PSG hingga kontraknya berakhir pada Juni 2024, menutup masa bakti sembilan tahun yang penuh dengan koleksi trofi domestik.
Kini, setelah resmi berpisah dengan raksasa Paris tersebut, pemain yang dikenal dengan gaya rambut ikonik dan tato artistiknya ini tengah menanti babak baru dalam kariernya. Sebagai pemain bebas transfer, Kurzawa masih membawa sisa-sisa magis dari kakinya, menunggu klub yang bersedia memberinya kesempatan untuk membuktikan bahwa insting predatornya dari sisi kiri belum sepenuhnya padam.





