Program Kesehatan Dompet Dhuafa Bantu Pengrajin Sapu Lidi Kembali Produktif

JAKARTA, KBKNEWS.id — Batuk berkepanjangan disertai sesak napas membuat Riki Cisaputra (41) yang sehari-hari mencari lidi dari pelepah kelapa sawit harus berhenti bekerja.

Kakak Riki menceritakan, awalnya sang adik hanya mengalami batuk biasa. Namun, kondisinya tiba-tiba memburuk hingga kesulitan bernapas. Pengobatan awal dengan obat warung tidak membuahkan hasil sehingga keluarga membawa Riki berobat ke puskesmas.

Dari sana, Riki dirujuk ke poli paru dan akhirnya menjalani pengobatan di Rumah Sakit Terpadu (RST) Dompet Dhuafa di Parung, Bogor.

Saat itu Riki menggunakan BPJS Kesehatan, namun beberapa obat yang dibutuhkan tidak ditanggung. Untuk mengatasi kendala tersebut, kakaknya kemudian mendaftarkan Riki sebagai member Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa agar dapat memperoleh obat yang diperlukan, termasuk obat semprot untuk membantu pernapasannya.

Setelah melalui proses pengajuan dan survei kondisi rumah, Riki akhirnya mendapatkan kartu member LKC. Sejak rutin menjalani pengobatan, kondisinya berangsur membaik dan ia kembali mampu beraktivitas.

Kini Riki kembali bekerja mencari lidi sawit di gunung untuk diolah menjadi sapu lidi. Hasilnya dijual sekitar Rp5 ribu per ikat sebagai sumber penghasilan.

Riki merupakan salah satu penerima manfaat program pembiayaan kesehatan pasien dhuafa dari kolaborasi PT Audy Mandiri Indonesia (Audy Dental) bersama LKC Dompet Dhuafa.

Melalui program ini, dana zakat karyawan disalurkan untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses layanan kesehatan sehingga dapat kembali produktif dan mandiri secara ekonomi.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here