Promo Film ‘Aku Harus Mati’ Dikecam, KPAI Ingatkan Dampak ke Anak

JAKARTA, KBKNEWS.id – Promosi film Aku Harus Mati menuai kecaman dari masyarakat karena billboard yang dipasang di sejumlah titik di Jakarta dan kota lainnya dinilai meresahkan, terutama bagi anak-anak yang melihatnya di ruang publik.

Konten promosi tersebut dianggap kurang mempertimbangkan dampak psikologis dan nilai moral bagi anak.

Produser film, Iwet Ramadhan, menjelaskan bahwa pemasangan billboard merupakan bagian dari strategi pemasaran tahap awal.

Billboard tersebut mulai dipasang pada 27 Maret setelah gala premiere 26 Maret, dan memang dijadwalkan tayang hingga 5 April 2026.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) turut menyoroti polemik ini. Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, menilai pencopotan billboard merupakan langkah yang tepat, namun dilakukan terlambat setelah kritik publik meluas.

Ia menyebut hal ini menunjukkan kurangnya sensitivitas dalam mempertimbangkan dampak promosi di ruang publik.

Meski mengapresiasi langkah penurunan billboard sebagai bentuk tanggung jawab, KPAI mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang.

KPAI juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam merancang materi promosi yang dapat diakses anak-anak, serta mendorong pengawasan lebih ketat dari lembaga terkait seperti KPI, Lembaga Sensor Film, dan Komisi Informasi Publik.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here