Protes Gaza, 55 Wartawan Terluka Oleh Tentara Israel

Ilustrasi bentrokan warga palestina dan Israel di Gaza tewaskan puluhan Palestina/ Reuters
GAZA – Sebanyak 55 wartawan yang meliput aksi protes di Jalur Gaza telah terluka oleh tentara Israel, dan merupakan pelanggaran terhadap jurnalis.

“Jumlah pelanggaran Israel terhadap jurnalis di tanah Palestina, 55 di antaranya terjadi di Gaza, telah mencapai total 125,” kata pernyataan pers media Palestina.

Pernyataan tersebut, sebagaimana dikutip Anadolu,  menekankan bahwa pelanggaran Israel terhadap jurnalis meningkat pada bulan Mei. “Sembilan dari wartawan terkena peluru tajam, delapan dengan pecahan peluru peledak, 17 dengan bom gas yang langsung ditembakkan ke arah mereka, sementara 21 lainnya nyaris lolos dari sesak napas dan pingsan.”

Pasukan Israel merusak empat kendaraan siaran langsung dengan menembakkan bom gas dan tujuh wartawan ditahan di Tepi Barat. Selain itu, tentara Israel dituduh menembak dan memukul jurnalis.

Menurut pernyataan Minggu Kementerian Kesehatan Palestina, jumlah korban Palestina dalam demonstrasi Great March of Return telah mencapai 123, termasuk 12 anak-anak, dua petugas medis, dua wartawan sedangkan 13.672 warga Palestina,  7.451 di antaranya terkena amunisi hidup oleh tentara Israel.

Warga Palestina telah mengadakan demonstrasi damai bernama Great March of Return oleh perbatasan Israel di Jalur Gaza sejak 30 Maret. Tentara Israel menggunakan amunisi langsung terhadap Palestina yang menuntut “kembali ke tanah tempat mereka diasingkan dan mengakhiri blokade Israel yang tidak sah.” telah diberlakukan di Gaza sejak 2006 “.

Advertisement