PT Waskita Karya Jadi Perusahaan Pertama Terlibat Pembangunan RS Wakaf Haji Pasuruan

PASURUAN – Dompet Dhuafa menyerahkan sertifikat wakaf pada PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, sebagai perusahaan pertama yang terlibat dalam pembangunan Rumah Sakit Wakaf Haji Pasuruan, pada Selasa (15/10/2019) siang, di kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

“Kami menyampaikan salam kepada wakif yang sudah ikut andil dalam pembangunan rumah sakit tersebut. Sudah puluhan tahun aset tersebut diwakafkan. Hanya saja belum bisa maksimal. Dengan pengelolaan oleh tim Dompet Dhuafa dan dukungan dari PT Waskita, ini sesuai dengan sunah, dimana kebaikan kita bangun bersama,” terang KH Bashori, sebagai panitia pembangunan, dilansir dompetdhuafa.org.

Rumah Sakit Haji Pasuruan rencananya menjadi rumah sakit berbasis wakaf ke-9 yang dikelola oleh Dompet Dhuafa. Rumah Sehat Terpadu (RST) yang berlokasi di Bogor, menjadi rumah sakit berbasis wakaf pertama, sekaligus mengawali gerakan wakaf di bidang kesehatan tersebut. PT. Waskita sendiri berharap agar pembangunan RS Haji Pasuruan dapat berjalan lancar dan bisa memberikan manfaat segera ke masyarakat.

“Kita harapkan pembangunan rumah sakit tetap berjalan dengan lancar. Tentunya waskita dan anak perusahaan bisa ikut berkontribusi untuk pembangunan rumah sakit tersebut,” terang Haris Gunawan, Director of Finance PT Waskita Karya (Persero)Tbk.

Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono mengatakan bahwa wakaf memiliki potensi yang besar di Indonesia. Ia juga mendukung sepenuhnya gerakan wakaf yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa. Terkhusus dalam pembangunan RS Haji Pasuruan.

 

Advertisement