BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor merilis jumlah bangunan terdampak angin kencang-puting beliung mencapai 1.697 unit.
“Ada delapan Kelurahan terdampak, yakni Batutulis, Lawanggintung, Pamoyanan, Cipaku, Ranggamekar, Sukasari, Baranangsiang dan Babakan Pasar,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto di Balai Kota Bogor.
Ia menyebutkan estimasi kerusakan rumah akibat puting beliung hingga Jumat ini terus bertambah menjadi 1.697 unit. Data dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, kelurahan dan kecamatan.
Ia memaparkan, lokasi terparah ada di Kelurahan Batutulis dengan jumlah kerusakan 472 unit rumah, 280 unit di antaranya rusak berat.
Kerusakan selanjutnya di wilayah Pamoyanan berjumlah 452 unit, 250 di antaranya rusak berat. Di Kelurahan Cipaku terdapat 224 unit, Kelurahan Babakan Pasar 178 unit, Sukasari 139, Lawanggintung 112 unit, Ranggamekar 65 unit dan Baranangsiang 55 unit.
“Saya instruksikan aparat di wilayah untuk melakukan pendataan rumah tersebut sesuai kategori, rusak berat, sedang dan ringan,” katanya, dikutip Antara.
Ia menegaskan pendataan harus dilakukan sesuai nama dan alamat serta mengecek status kepemilikan tanah untuk menghindari permasalah baru.





