spot_img

PWI Kenang Salim Said sebagai Tokoh Pers Serba Bisa

JAKARTA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berduka atas wafatnya tokoh pers dan perfilman nasional sekaligus cendekiawan Prof. Salim Said.

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan jika Salim Said merupakan teladan bagi insan pers di tanah air sehingga wafatnya menjadi kehilangan besar bagi komunitas pers di Indonesia.

“PWI Pusat sangat berduka atas wafatnya Prof. Salim Said, seorang wartawan di Majalah Tempo yang belakangan lebih dikenal sebagai intelektual,” kata Hendry Ch Bangun, dilansir Antara.

Dia menegaskan sangat kehilangan tokoh pers besar yang semakin jarang tampak padahal dunia pers membutuhkan keteladanan seperti Prof. Salim Said yang produktif dengan karya yang bermutu dan tidak pernah takut menyatakan kebenaran.

Menurutnya, Prof. Salim Said juga menunjukkan bahwa wartawan dapat menjadi apa saja untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Diketahui Prof. Salim Said semasa hidupnya juga pernah bertugas sebagai duta besar RI untuk Republik Ceko pada 2006–2010, kemudian menjadi anggota MPR RI pada 1998–1999.

Tidak hanya itu, Prof. Salim Said juga aktif mengajar di kampus-kampus ternama Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Hendry menilai Indonesia punya dua tokoh pers yang serbabisa, yaitu Adam Malik yang jabatan tertingginya merupakan Wakil Presiden RI, dan Salim Said.

 

 

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles