Qatar Siap Berunding dengan AS untuk Perdamaian Negara Teluk

Qatar, negara bergelimang petrodolar di kawasan Teluk yang dikucilkan oleh negara tetangganya a.l.: Arab Saudi, Bahrain dan UEA (koran nasional)

DOHA – Penguasa Qatar mengatakan bahwa dia siap untuk melakukan perundingan langsung dengan AS untuk menyelesaikan krisis diplomatik terburuk di Teluk.

Berbicara kepada penyiar CBS News, Sheikh Qatari Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani mengatakan bahwa dia ingin mengakhiri perselisihan tersebut, yang memuncak pada tanggal 5 Juni ketika  Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir memutuskan hubungan denga Qatar.

“Tidak ada yang akan berada di atas harga diri kita, kedaulatan kita. Tapi kami ingin itu berakhir. Saya selalu mengatakan itu, “katanya kepada program” 60 Minutes “dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada hari Minggu.

“Jika mereka mau berjalan satu meter ke arah saya, saya bersedia berjalan sejauh 10.000 mil ke arah mereka,” katanya, dikutip Reuters.

Sheikh Tamim mengatakan bahwa Trump telah mengatakan kepadanya bahwa “Saya tidak akan menerima teman-teman saya berkelahi di antara mereka sendiri,” dan bahwa dalam pembicaraan di sela-sela pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada bulan September dia telah membuat sebuah tawaran untuk menjadi tuan rumah perundingan di Amerika Serikat.

“Saya langsung memberitahunya, ‘Pak Presiden, kami sangat siap. Saya telah meminta dialog sejak hari pertama, “kata Sheikh Tamim, menambahkan bahwa pertemuan tersebut seharusnya segera dilakukan.

Advertisement