JERUSALEM – Empat tentara Israel yang berpatroli terluka pada hari Sabtu ketika sebuah alat peledak meledak di dekat perbatasan Israel selatan dengan Gaza, menurut militer Israel.
“Empat tentara IDF terluka, dua orang terluka parah, dan dua orang terluka ringan,” kata tentara Israel dalam sebuah pernyataan.
“Keempat tentara tersebut dievakuasi ke Pusat Kesehatan Soroka di Be’er Sheva – Israel utara – untuk perawatan lebih lanjut,” tambahnya.
Tentara Israel menanggapi insiden itu dengan tembakan tank di sebuah pos pengamatan milik sayap militer Jihad Islam Saraya al-Quds.
Sebuah pernyataan militer Israel menuduh Hamas bertanggung jawab atas kejadian tersebut, dengan mengatakan bahwa bahan peledak tersebut telah ditanam kemarin.
Insiden tersebut adalah yang paling serius bagi Israel sejak tahun 2014 lalu.
Israel melancarkan serangan militer 51 hari yang menghancurkan di Jalur Gaza pada pertengahan 2014 di mana lebih dari 2.300 warga Palestina tewas dan puluhan ribu lainnya terluka.
Menurut angka yang dikeluarkan Israel, 68 tentara Israel dan lima warga sipil Israel tewasdalam konflik tersebut, sementara 2.522 lainnya, termasuk 740 tentara, terluka. – Anadolu Agency





