Ratusan Hektare Sawah di Situbondo Terendam Banjir, Petani Berharap Keajaiban

SITUBONDO – Ratusan hektare sawah yang ditanami padi siap panen di Desa Kendit, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terendam banjir, menyebabkan para petani mengalami gagal panen.

Sebagian besar lahan sawah yang terdampak merupakan milik petani di tiga desa, yaitu Desa Tambak Ukir, Desa Kendit, dan Desa Bugeman.

“Banjir tahun ini di Desa Kendit terbesar dan terparah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Persawahan di sini ada ratusan hektare terendam banjir sejak Selasa (4/2/2025) kemarin,” kata salah seorang petani di Desa/Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Moh Jamil, Rabu (5/2/2025).

Menurut Jamil, banjir yang terjadi selama tiga hari terakhir diakibatkan oleh luapan sungai yang menggenangi lahan pertanian. Kondisi ini memastikan para petani di wilayah tersebut mengalami gagal panen.

“Ini, kan, mayoritas tanaman padi siap panen, tentunya petani mengalami kerugian yang cukup tinggi, mengingat biaya atau modal menanam padi sekitar Rp20 juta per hektare,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan oleh petani lain, Saiful Bahri, yang mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat sawahnya seluas empat hektare ikut terendam banjir.

“Kami petani padi di sini hanya berharap keajaiban tanaman padi masih bisa berkembang setelah terendam banjir. Semoga air segera surut,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo, Dadang Aries Bintoro, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan di lapangan untuk mengetahui secara pasti luas sawah yang terdampak banjir.

“Kami masih melakukan pendataan untuk memastikan luas lahan sawah terdampak banjir di beberapa wilayah,” katanya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here