Ratusan Itik Mati Mendadak, Peternak di Bantul Diminta Waspada Flu Burung

ilustrasi

BANTUL – Para peternak di Bantul, Yogyakarta diminta mewaspadai flu burung setelah rRatusan itik milik warga di Desa Srigading, Sanden, Kabupaten Bantul dalam dua pekan terkahir mati secara mendadak.

Sadino, salah satu pemilik itik, Selasa 31 Oktober 2017 mengatakan, dalam sehari itik yang mati bisa mencapai 20-25 ekor. “Dari 224 ekor itik yang saya pelihara, sekarang tinggal 25 ekor. Padahal sudah siap jual semua,” ujar Sadino.

Sementara Purwanto warga lain mengungkapkan, itik peliharannya mendadak mati dalam dua pekan terakhir. Hingga kini belum diketahui secara pasti penyababnya. Namun Purwanto yakin jika matinya itik akibat cuaca.

“Kami rugi cukup besar. Usaha ini untuk menyiasati ketika tidak melaut, tetapi ujung-ujungnya juga gagal panen karena itiknya mati,” ujar dia.

Kepala Disperpautkan Kabupaten Bantul, Pulung Haryadi mengatakan, setelah mendapat laporan adanya kematian itik di daerah tersebut. Tim dokter Disperpautkan langsung melakukan pengecekan dilapangan untuk memastikan penyebab dari matinya itik-itik tersebut.

Sementara itu, Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau masyarakat, khususnya peternak unggas, meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus H5N1 atau flu burung. Ini penting dilakukan seiring masih adanya anomali cuaca yang berpotensi meningkatkan penyakit unggas.

“Cuaca yang tidak menentu (anomali cuaca), kadang panas kadang hujan deras, memiliki potensi memicu berbagai penyakit unggas. Salah satunya flu burung,” kata Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Bidang Peternakan, Dinas Pertanian DI Yogyakarta, Anung Endah Swasti, dilansir PR.

Meskipun angka kematian burung akibat flu burung saat ini menurun drastis dibandingkan Tahun 2016, kata dia, antisipasi tetap harus ditingkatkan. “Saat ini memang belum ada laporan berarti mengenai flu burung. Namun bisa saja tiba-tiba sudah merajalela seperti beberapa tahun silam. Ini yang perlu diwaspadai,” ujar dia.

 

Advertisement