Ratusan Keluarga di Sidenreng Rappang Terdampak Banjir

Ilustrasi Kondisi permukiman warga yang terdampak banjir di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Rabu (15/3/2023). (Foto: BPBD Kabupaten Luwu Utara)

MAKSSAR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 718 keluarga yang menjadi korban banjir di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan sudah dievakuasi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan jika tim Pusdalops BNPB mengkonfirmasi para korban tercatat merupakan warga dari Kecamatan Maritengae, Tellu Limpoe, Baranti, Panca Rijang, Dua Pitue, dan Watang Sidenreng yang terendam banjir setinggi 60 – 100 centimeter.

Banjir yang terjadi setelah hujan deras mengguyur Sidereng Rappang dan sekitarnya sejak Kamis dini hari itu pun menimbulkan dampak yang cukup besar.

Tercatat setidaknya ada sebanyak 718 rumah warga yang terendam banjir, sembilan fasilitas pendidikan, tiga kantor pemerintahan rusak ringan-sedang, 500 meter jalan antar desa tergenang, 17 meter tanggul terdampak dan merendam 24 hektare sawah.

Abdul memastikan hingga saat ini tim petugas gabungan masih bersiaga di setiap lokasi bencana untuk mengantisipasi dampak banjir susulan seiring potensi hujan yang masih tinggi, khususnya membantu mempercepat penanganan terhadap korban.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here