Ratusan Rumah di Rangkasbitung Terendam Banjir, Warga Terpaksa Mengungsi

Ilustrasi Banjir luapan Kali Ulu merendam permukiman warga di Desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/2/2023). (Foto: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

BANTEN – Banjir merendam ratusan rumah di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten dengan ketinggian antara 30-80 centimeter akibat hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu (3/7) sore.

Sejumlah warga terpaksa harus mengungsi akibat banjir tersebut. “Kami kemungkinan menginap di rumah anak, karena genangan air belum surut,” kata Engkus (45), warga Komplek Pendidikan Rangkasbitung Kabupaten Lebak.

Warga lainnya, Lala (50) warga Pasir Kongsen Rangkasbitung juga mengaku dirinya kini mengungsi di rumah saudara yang tidak terdampak banjir. Saat ini, banjir yang melanda rumah miliknya itu masih tergenang dan belum surut.

Bahkan, dirinya bersama ratusan warga lainnya tetap menempati rumah yang tergenang banjir, karena ketinggian air sekitar 60 sentimeter.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Agust Riza Faesal , mengatakan, masyarakat yang rumahnya tergenang banjir itu, karena saluran drainase tidak berjalan lancar.

Mereka yang tergenang banjir di sejumlah perkampungan di Rangkasbitung setelah dilanda hujan lebat disertai petir dan angin kencang selama 2,5 jam. Selain itu sejumlah ruas jalan protokol di Rangkasbitung juga dilanda banjir sehingga banyak kendaraan yang mesinnya mati.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here