
GAZA – Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di wilayah kantong yang terkepung menjadi lebih dari 28.000 orang, dimana sebanyak 117 orang tewas dalam 24 jam terakhir.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan pendudukan Israel melakukan 16 pembantaian terhadap keluarga di Jalur Gaza, menyebabkan 117 orang mati syahid dan 152 orang terluka selama 24 jam terakhir.
“Banyak orang masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan karena tim penyelamat tidak dapat menemukan mereka.”
Israel telah menggempur Jalur Gaza sejak serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober, yang menurut Tel Aviv menewaskan hampir 1.200 orang. Serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 28.064 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai 67.611 lainnya.
Serangan tersebut juga menyebabkan 85% penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara sebagian besar infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur.
Mahkamah Internasional dalam keputusan sementara mengamanatkan Israel untuk mencegah serangan genosida di Gaza, namun serangan tersebut terus berlanjut.




