Ratusan Warga Grobogan Mulai Mengungsi akibat Banjir

Ilustrai Tanggul Grobogan Jebol akibatkan banjir di 11 Kecamatan/ foto: Antara

GROBOGAN – Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Baturagung, Grobogan, Jawa Tengah, membuat warga terpaksa mengungsi.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan Masrikan di Grobogan, Senin, menyebut data sementara 280 pengungsi, baik dari Desa Ringinkidul maupun Batur Agung.

Ia mengungkapkan tanggul Sungai Tuntang jebol terjadi pada Minggu (9/3), pukul 06.00 WIB, menyusul tingginya debit air Sungai Tuntang.

Dari ratusan warga yang mengungsi tersebut, 60 orang mengungsi di pos gereja Ringinkidul, 90 orang di Masjid Ringinkidul, 100 orang di rumah kerabat, serta 30 orang mengungsi dari Desa Baturagung.

Sejak terjadi banjir, BPBD Grobogan sudah menerjunkan tiga tim penyelamat untuk membantu evakuasi warga yang dimungkinkan hendak mengungsi karena air yang mengalir melalui jebolan sungai masih deras.

BPBD juga memberikan bantuan karung plastik untuk peninggian tanggul yang airnya mulai limpas maupun penguatan tanggul agar tidak jebol, melakukan droping bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir.

Tanggul Sungai Tuntang jebol tercatat empat kali selama 2025, sedangkan yang keempat ini tidak berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Grobogan-Semarang.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here