Ratusan Warga Margasari Ikuti Program STBM Dompet Dhuafa

Masyarakat Margasari, Labuhan Maringgai, Lampung Timur antere mendapatkan makanan dari Dapur Keliling Dompet Dhuafa. Foto: Maifil/KBK

MARGASARI – Ratusan warga – terutama ibu-ibu dan anak-anak – Desa Margasari, Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Propinsi Lampung, memenuhi lapangan Dinas Perikanan setempat, Sabtu (14/7/2018). Mereka menghadiri helat yang diadakan Dompet Dhuafa berkerjasama dengan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Lampung, Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Kegiatan diawali dengan senam pagi, pemeriksaan ibu hamil dan balita, dilanjutkan dengan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemari) dari Dinas Perikanan setempat, serta pembagian telur untuk ibu hamil. Pembagian telur ini dimaksudkan sebagai upaya pencegahan stunting yang Kabupaten Lampung Timur termasuk kawasan prevalensi tinggi stunting.

Menariknya masyarakat nelayan juga mendapat pelayanan Dapur Keliling (Darling) Dompet Dhuafa. Di Darling ini masyarakat juga diajak untuk makan nasi ikan dan bakso ikan olahan masyarakat nelayan Margasari. Darling sengaja didatangkan Dompet Dhuafa ke Margasari setelah memberikan pelayanan pada pengungsi erupsi Gunung Agung, Bali, pekan lalu.

Kegiatan seremoni ini, dilanjutkan dengan peluncuran Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang digawangi Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa ini dengan membagikan 2 tempat sampah (organik dan non organik) untuk 100 KK Warga Margasari. Ikut mensponsori kegiatan STBM Dompet Dhuafa ini CSR Kimia Farma dengan menyumbang Rp10 juta.

Selain itu, Dompet Dhuafa secara simbolis menyerahkan bantuan 2 kloset untuk warga Margasari. Saat ini menurut informasi warga, 90 persen lebih warga Margasari masih Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK) di pinggir pantai. Bantuan itu sebagai langkah inisiasi untuk memasyarakatkan penggunaan jamban untuk kebutuhan sanitasi warga.

General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa dr. Rosita Rivai menyampaikan, Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lampung Timur terus berupaya melakukan pendekatan kepada masyarakat agar terciptanya pola kehidupan sehat dan bersih.

Tahun 2017, lanjut Rosita, sedikitnya 28 juta orang di Indonesia masih buang air besar (BAB) di tempat sembarangan alias tidak di jamban atau WC. Fakta itu disampaikan water.org sebuah lembaga nonprofit internasional (NGO) mengutip data dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Terdapat beberapa wilayah di Kabupaten Lampung Timur memiliki tingkat risiko tinggi dalam buruknya sanitasi kesehatan bahkan status gizi sehat, maka itu Dompet Dhuafa bergerak melalui program STBM ini di Lampung Timur,” ucap Rosita.

Sementara itu, dr Nila Sandrawati, M.Kes, Kadinas Kesehatan Lampung Timur, sekaligus Ketua PDUI Lampung Timur menyampaikan pentingnya masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Kebersihan lingkungan dan makanan sehat bergizi akan membantu kesehatan masyarakat. Kalau masyarakat tak peduli dengan itu maka angka kematian ibu hamil dan balita akan meningkat di Lampung Timur, karena mereka sangat rentan dengan kondisi kesehatan lingkungan dan pola makan,” jelas Nila.

Nila menyambut baik Program STBM Dompet Dhuafa di Lampung Timur, ia mengaku senang karena untuk menjaga kesehatan masyarakat tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja tapi juga diharapkan partisipasi semua pihak.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dr. Edwin Rusli, M.Kes yang juga Ketua PDUI Lampung. “Kolaborasi Dompet Dhuafa dengan PDUI IDI sangatlah tepat, ini merupakan Bakti Sosial ke 10 PDUI dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke 110,” ungkapnya.

Turut menghadiri acara ini Camat Labuhan Maringgai Ismail,SE., sekaligus Plt Kepala Desa Margasari dan dr. Budi Arifianto Kepala UPTD PKM Labuhan Maringgai, dan dr. Danur Sriadi Bharata, Direktur Pelayanan Medis RS Akamedika Sribhawono Dompet Dhuafa, Lampung Timur

Acara ini terlaksana atas koordinasi yang baik dari panitia tempat yang digawangi Tim dari RS Akamedika Sribhawono Dompet Dhuafa dr. Lia Ratna Adi bersama pemerintahan Desa Margasari, tim Puskesmas Margasari, Dinas Perikanan, Satuan Polairud Pos Margasari.

Advertisement