JAKARTA, KBKNEWS.id – Relawan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) menyalurkan bantuan pangan dan logistik ke sebuah pesantren di Kampung Menang Gini, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, yang berperan menahan gelondongan kayu saat banjir bandang Desember 2025.
Pesantren tersebut menjadi penghalang alami bagi material kayu besar yang terbawa arus sungai dari hulu akibat banjir bandang dan longsor. Keberadaan bangunan pesantren membantu mengurangi dampak hantaman kayu ke permukiman warga di sekitarnya, meski sejumlah rumah tetap mengalami kerusakan parah.
Relawan DDV Chapter Riau, Muhammad Fikri Rozan, mengatakan Kampung Menang Gini menjadi salah satu titik prioritas penyaluran bantuan karena tingkat kerusakan yang cukup berat. Setiap hari, relawan mengantarkan bahan pangan untuk mendukung operasional dapur umum yang melayani para penyintas, termasuk santri dan warga sekitar pesantren.
Dompet Dhuafa melalui dapur umum tersebut menyiapkan makanan dua hingga tiga kali sehari dengan jumlah sekitar 500 porsi per waktu masak. Selain memenuhi kebutuhan pangan, dapur umum juga menjadi ruang berkumpul dan saling menguatkan bagi penyintas dan relawan.
Di sekitar lokasi, sekitar 60 warga masih bertahan di tempat pengungsian yang berada di belakang dapur umum sambil menunggu air surut dan membersihkan rumah dari lumpur sisa banjir. Relawan terus melakukan pendampingan dan memastikan bantuan pangan tetap tersedia selama masa tanggap darurat.
Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk turut mendukung pemulihan penyintas banjir bandang Aceh Tamiang melalui bantuan kemanusiaan agar kebutuhan dasar warga terdampak dapat terus terpenuhi.





