JAKARTA, KBKNEWS.id – Relawan Dompet Dhuafa, Irsyaf, secara rutin menyiapkan ratusan porsi makanan setiap hari bagi para penyintas banjir bandang (galodo) di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat.
Selama hampir dua pekan pascabencana, Irsyaf terlibat aktif di Dapur Umum Dompet Dhuafa untuk memastikan kebutuhan pangan warga terdampak tetap terpenuhi.
Setiap hari, dapur umum memasak sekitar 400–500 porsi makan siang dan kembali beroperasi pada malam hari. Selain makanan berat, dapur umum juga menyediakan makanan tambahan seperti bubur kacang hijau dan roti bagi para penyintas.
Irsyaf mengatakan keterlibatannya dalam misi kemanusiaan ini didorong oleh panggilan hati untuk membantu warga yang tengah berduka akibat bencana. Berbekal pengalaman mengelola rumah makan masakan Padang di Kediri dan Padang, ia menerapkan keahliannya dalam pengelolaan dapur darurat.
“Dari dapur ini kami menyuplai makanan untuk para korban dan warga sekitar yang terdampak. Ini bagian dari panggilan kemanusiaan,” kata Irsyaf.
Operasional dapur umum turut didukung masyarakat Perumahan Wahana yang sebelumnya telah membentuk dapur umum swadaya. Warga menyediakan peralatan memasak, bahan pangan, air bersih, serta tenaga sukarela. Sebagian bantuan yang diterima warga juga disalurkan kembali untuk mendukung dapur umum Dompet Dhuafa.
Dalam kondisi darurat, Irsyaf menerapkan strategi pengolahan makanan agar tetap aman dikonsumsi. Bahan baku dipilih yang tahan lama, sementara nasi, lauk, dan sayur dikemas terpisah untuk menjaga kualitas makanan, terutama bagi penyintas yang belum dapat langsung menyantap hidangan.
Banjir bandang melanda sejumlah kawasan di sekitar Sungai Lubuk Minturun, termasuk Perumahan Lumin Park Cluster di Kelurahan Lubuk Minturun dan Kampung Apa di Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto. Luapan sungai dan jebolnya bendungan menyebabkan rumah warga rusak dan memaksa sejumlah keluarga mengungsi.
Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk turut membantu pemulihan para penyintas bencana di Sumatra Barat dan wilayah terdampak lainnya melalui program bantuan kemanusiaan yang tengah berjalan.





