JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) dan Cabang Waspada Sumatra Utara mendistribusikan lampu tenaga surya ke sejumlah titik pengungsian di Desa Hutanabolon dan Desa Sipange, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Senin (8/12/2025).
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu penerangan warga yang masih hidup tanpa aliran listrik pascabencana.
Lampu tenaga surya menjadi sumber cahaya utama bagi para penyintas pada malam hari. Selain meningkatkan rasa aman, penerangan ini juga mendukung aktivitas relawan yang tetap melakukan pelayanan dan penanganan darurat hingga larut malam.
Salah satu penerima manfaat, Nasrina Jebua, mengatakan keberadaan lampu sangat membantu warga di pengungsian. Ia menyebut penerangan diperlukan agar warga dapat lebih waspada jika terjadi bencana susulan seperti longsor atau banjir.
Lampu-lampu tersebut tidak hanya dipasang di tenda keluarga, tetapi juga di sejumlah fasilitas umum yang sebelumnya gelap. Penerangan ini memungkinkan ratusan penyintas, termasuk anak-anak dan lansia, tetap beraktivitas dengan lebih aman pada malam hari.
PIC Lapangan DMC Dompet Dhuafa, Taqi Falsafati, mengatakan penerangan merupakan kebutuhan esensial dalam kondisi darurat, terutama saat potensi bencana lanjutan masih mengintai. Ia menambahkan, krisis listrik yang berkepanjangan turut berdampak pada keterbatasan akses informasi dan komunikasi warga.
Meski sebagian warga mulai membersihkan rumah dan lingkungan, proses pemulihan masih berjalan lambat. Sejumlah kebutuhan mendesak di pengungsian masih diperlukan, antara lain makanan siap saji, air bersih, hygiene kit, school kit, sembako, genset, serta jerigen air.
Dompet Dhuafa memastikan respons kebencanaan di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat akan terus berlanjut seiring upaya pemulihan masyarakat terdampak.





