AMBON – Tim relawan Dompet Dhuafa koordinasi dengan BPBD Kota Ambon untuk terus merespon kebutuhan pengungsi gempa Ambon yang jumlahnya mencapai 25.000 jiwa yang tersebar di 51 titiik di lima Kecamatan.
Respon Dompet Dhuafa sendiri pada saat setelah terjadi gempa, Kamis (26/9/2019) langsung mendirikan Pos hangat, satu titik di Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah dan satu titik STAIN, Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Kemudian pada Jumat (27/9/2019), tim susulan dari Jakarta dan Makassar tiba di Ambon, melakukan koordinasi dengan beberapa komunitas, dan mellakukan asesmen kondisi di wilayah terdampak parah di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah.
Sementara kemarin, Sabtu (28/9/2019), dilaporkan melalui rilis yang diterima KBK, tim Dompet Dhuafa melakukan koordinasi dengan BPBD/posko induk di lokasi terdampak gempa, berbelanja kebutuhan terpal dan Dapur Umum, juga memvalidasi data asesmen korban terdampak dengan berkolaborasi dengan paguyuban pemuda Negri Liang.





