Ribuan Korban Gempa Sulteng Diduga Masih Tertimbun

Evakuasi korban gempa Palu/ liputan6

PALU – Ribuan korban gempa bumi di Palu, Donggala dan Sigi Sulawesi Tengah ddiduga masih tertimbun tanah bersama bangunan di dua lokasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palu Fresly Tampubolon mengatakan pada Antara dua daerah  yakni Balaroa dan Petobo merupakan pusat kerusakan paling dahsyat karena rumah dan fasilitas publik di titik itu tertimbun tanah bak ditelan bumi.

Menurut sejumlah saksi beberapa detik setelah gempa 7,4 SR mengguncang Palu, wilayah kelurahan itu terlihat semburan air yang cukup tinggi lalu tiba tiba permukaan tanah menurun sehingga ikut menarik seluruh benda di atasnya.

Bahkan beberapa bangunan seperti masjid bergeser jauh sekitar 50 meter dari posisi semula.

“Istri dan anak-anak saya tidak bisa diselamatkan. Saya perkirakan mereka terperangkap dalam rumah lalu digulung tanah,” kata Husnan, salah seorang keluarga korban.

Saat kejadian, Husnan sedang berada di kantor, sementara istri dan anak-anaknya ada di rumah.

Kondisi yang sama juga terjadi di Kelurahan Kawatuna. Namun di lokasi ini disertai air sehingga belum memungkinkan disentuh oleh Tim Penanggulangan Bencana.

 

Advertisement