KUPANG – Bantuan sosial berupa uang tunai dari pemerintah pusat diberikan kepada 1.450 warga lanjut usia (lansia) di Nusa Tenggara Timur.
Kepala Dinas Sosial Nusa Tenggara Timur Wilhelmus Foni mengatakan jika bantuan tersebut diberikan untuk warga lansia di dalam panti berjumlah sekitar 150 orang yang ditangani hingga meninggal dunia.
Dinas Sosial mengelola dua panti lansia pemerintah yang berada di Kota Kupang dan Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores. Bantuan juga diberikan untuk warga lansia di panti swasta. Namun, jumlahnya tergantung proposal yang mereka ajukan, selanjutnya akan direkomendasikan ke pemerintah pusat.
Selain itu, bantuan sosial juga disalurkan untuk warga lansia di luar panti berupa beras keluarga sejahtera (rastra) maupun uang tunai sekitar Rp250 ribu per bulan per orang.
“Namun, warga lansia di luar panti itu belum semua mendapatkan bantuan. Dari total 36.000 orang, mungkin yang terlayani sekitar 2.000 orang,” katanya, Kamis (30/3/2017), kepada Antara.
Ia menambahkan jika alokasi bantuan untuk lansia masih terbatas karena tergantung dari kondisi anggaran yang ada sehingga harus secara bertahap. Namun, dia meyakini banyak warga lansia di provinsi kepulauan itu bisa mendapatkan bantuan selain uang tunai berupa rastra.





