BLITAR – Minggu (26/6/2016), 5.000 warga rela antre dan berdesak-desakan hingga berjam-jam untuk mendapatkan zakat dari seorang pengusaha di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Bahkan ada yang terpaksa berdesakan mengajak anaknya demi mendapatkan beras.
Adalah Yuni, yang mengaku terpaksa mengajak anaknya karena suaminya sedang bekerja. Namun ia merasa beruntung mendapatkan paket bahan pokok yang diberikan oleh seorang pengusaha bernama Heru Sunaryanta. Walaupun mengajak anaknya yang masih kecil, ia tidak keberatan.
“Kalau ditinggal di rumah tidak ada yang menjaga, suami saya juga kerja, jadi saya ajak,” kata Yuni.
Lain lagi dengan Ismiati yang juga mengaku sangat bersyukur mendapat beras walau harus antri tiga jam, “Tadi antre hingga tiga jam, tapi tidak apa-apa. Saya mendapatkan beras,” kata Ismiati, dikutip Antara.
Beras yang didapatkan mereka akan dimasak untuk berbuka puasa dengan seluruh anggota keluarga. Ismiati pun berharap kegiatan ini bisa dilakukan setiap tahun, sebab sangat membantu warga.
Sementara itu kegiatan pemberian zakat ini rutin dilakukan pengusaha Heru Sunaryanta, setiap tahun.
“Ini kan acara rutin dan hubungannya sama Allah. Kami berikan ada 5.000 paket untuk fakir miskin dan anak yatim piatu,” katanya.
Ia juga mengatakan, paket yang diberikan itu beragam ada beras, gula pasir, serta minyak goreng. Ia berharap paketan itu bisa bermanfaat untuk warga, dan bisa mengurangi biaya untuk keperluan dapur.
“Harapannya ke depan bisa lebih besar lagi. Ini juga karena doa restu para penerima zakat ini,” ungkapnya.
Proses pemberian zakat dijaga aparat kepolisian agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Meskipun berdesakan, namun proses pemberian berlangsung tertib.





