Ribuan Warga Timpeh Sumbar Terdampak Banjir

Ilustrasi Banjir di depan Mapolres Padang Pariaman, Maret 2016. Foto: Ist

TIMPEH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya di Sumatera Barat melaporkan bahwa 1.896 orang terdampak banjir di Kecamatan Timpeh.

Hingga pukul 14.00 WIB, data sementara menunjukkan bahwa 550 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.986 jiwa terdampak. Warga yang terdampak tersebar di empat nagari, termasuk Nagari Taratak Tinggi dengan 392 KK atau 1.097 jiwa, Nagari Timpeh dengan 62 KK atau 229 jiwa, Nagari Tabek dengan 152 KK atau 492 jiwa, dan Nagari Ranah Palabi dengan tujuh KK atau 28 jiwa.

Dilansir Antara, BPBD Dharmasraya memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Banjir juga menyebabkan sejumlah fasilitas umum terendam, termasuk enam unit sekolah, fasilitas ibadah, dan dua unit polindes.

BPBD Dharmasraya bersama pihak terkait masih berupaya melakukan evakuasi dan penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak. Namun, kendala yang dihadapi adalah akses utama ke lokasi tidak dapat dilalui kendaraan.

Hujan deras yang melanda kecamatan sejak Kamis malam juga menyebabkan bencana tanah longsor, tetapi pembersihan material longsor masih belum mendapat informasi. Hujan deras juga menyebabkan banjir di beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Tiumang dan Kecamatan Pulau Punjung.

Advertisement