Rouhani Berharap Biden Kembalikan Kebijakan AS Bergabung dengan Kesepakatan Nuklir Iran

Hassan Rouhani memenangi pilpres Iran untuk masa jabatan kedua (periode 2017 -2021) BBC news

TEHERAN  –  Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan harapannya bahwa Presiden terpilih AS Joe Biden akan mengembalikan kebijakan Amerika mengenai Iran seperti saat ia menjabat sebagai wakil presiden empat tahun lalu

Rouhani mengatakan ia ingin AS bergabung kembali ke kesepakatan nuklir Teheran dengan negara-negara besar dunia.

Rouhani mengatakan bahwa jika Iran dan AS dapat menemukan jalan kembali ke situasi sebelum 20 Januari 2017, atau hari pelantikan Presiden Donald Trump, itu bisa menjadi solusi besar bagi banyak masalah.

Di bawah pemerintahan Trump, ketegangan antara AS dan Iran meningkat, sehingga sempat mendorong kedua belah pihak ke ambang perang awal tahun ini.

Salah satu kebijakan luar negeri Trump adalah secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir pada 2018, yang telah membatasi pengayaan uranium Iran dengan imbalan pencabutan sanksi-sanksi ekonomi. Trump sejak itu memberlakukan sejumlah sanksi terhadap Iran yang menghancurkan ekonomi negara itu dan menjatuhkan nilai mata uangnya.

Rouhani meminta Biden untuk secara terbuka mengecam kampanye tekanan maksimum Trump dan mengompensasi kebijakan keliru yang telah diberlakukan selama empat tahun terakhir, sebuah pernyataan yang tampaknya merujuk pada kerugian finansial besar-besaran yang diderita Iran sebagai akibat dari sanksi-sanksi yang dijatuhkan Trump.

Dilansir VOA, Rouhani bersama dengan menteri luar negeri Iran, telah mengisyaratkan kesediaan negara itu untuk menghentikan program pengayaan uraniumnya dan kembali ke meja perundingan.

 

Advertisement