GARUT (KBK) – Tiga hari setelah terjangan banjir bandang, suasana dan pelayanan RSUD Dr.Slamet mulai kondusif. Dari pantauan KBKnews ruang rawat inap yang berada di lantai 1 sudah bersih dari lumpur, listrik dan air bersih pun sudah kembali menyala.
Kendati demikian endapan lumpur masih mendiami setiap sudut koridor utamanya koridor menuju bangsal rawat inap Ruby disisi kiri rumah sakit. Menurut Iwa Kartiwa Kasubag Informasi dan Hukum RSUD Dr.Slamet, hingga jumat layanan rumah sakit belum sepenuhnya maksimal khususnya untuk menangani pasien baru karena sejumlah sarana pendukung masih rusak dan kotor akibat terjangan banjir dan lumpur.
“Sekitar 200 pasien rawat inap, sudah kami tangani dengan baik. Tetapi untuk pasien yang baru kami belum bisa tangani,” kata Iwa kepada KBK, jumat (23/09/16).
Iwa mengatakan untuk penanganan pasien baru yang ingin berobat, pihak RSUD Dr.Slamet telah berkoordinasi dengan Rumah Sakit TNI, Intan Husada dan Anisa Quen sebagai rumah sakit rujukan.
“Jadi pasien baru dirujuk ke rumah sakit itu karena pelayanan di RSUD baru 75 persen. Meski belum melayani maksimal namun sudah mulai kondusif dan untuk pasien rawat inap dipastikan sudah terlayani secara normal,” tukasnya.





