INDIA – Pihak berwenang India telah menangkap ratusan orang dan membatalkan lebih dari 300 kereta yang melewati dua negara bagian utara setelah 29 orang tewas dalam demonstrasi kekerasan menyusul vonis pemimpin spiritual yang telah melakukan perkosaan.
Reuters melaporkan, Direktur Jenderal Polisi di negara bagian Haryana, Baljit Singh Sandhu, mengatakan kepada kantor berita India Today, pasukan keamanan berada siaga di luar markas pemimpin spiritual di mana sekitar 10.000 pengikut tetap bersembunyi.
Gurmeet Ram Rahim Singh, kepala kelompok kesejahteraan sosial dan spiritual dengan pengikut yang banyak di negara bagian Punjab dan Haryana, dinyatakan bersalah pada hari Jumat karena memperkosa dua pengikutnya dalam sebuah kasus yang dimulai pada tahun 2002 di markas kelompok Dera Sacha Sauda-nya di kota utara Sirsa.
Pendukungnya protes dan mengamuk atas vonis tersebut, dan menyerang stasiun kereta api, pom bensin dan van televisi di kota-kota di bagian utara Punjab dan Haryana.
Sedikitnya 29 orang tewas di kota Panchkula dimana pengadilan membacakan putusannya di Singh dan lebih dari 200 orang terluka, terutama di negara bagian Haryana.
Protes tersebut, sekitar 250 km (155 mil) dari ibukota India New Delhi, merupakan salah satu yang terbesar tahun ini terkait dengan seorang pemimpin spiritual..





