Safe School Dompet Dhuafa, Difokuskan untuk Anak Terdampak Kabut Asap

Ilustrasi Dompet Dhuafa tebar masker dan sediakan safe house di Pekanbaru/ Instagram Dompet Dhuafa

PALANGKA RAYA – Tim Disaster Management Center Dompet Dhuafa dibantu oleh relawan mengaktivasi kegiatan belajar safe school terdiri dari 4 ruang kelas dengan 122 jumlah siswa yang berada di MI Al Jihad serta membagikan 200 masker di Jl. RTA Maliono Km 1,5 Langkai, Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Safe school yang didirikan oleh Dompet Dhuafa difokuskan untuk korban kabut asap dari kalangan anak-anak dan berfungsi sebagai ruangan yang bebas asap dengan dilengkapi tabung oksigen, air purifier dan tempat istirahat serta dilengkapi dengan kegiatan sosialisasi edukasi seputar bencana kabut asap kepada anak-anak.

Pemadaman api juga terus melakukan pemadaman api kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah.

Data yang diterima oleh Tim DMC dilapangan periode Selasa (24/09/2019) tercatat 747 titik api di Kalimantan Tengah menyebabkan Indeks kualitas udara (AQI) Palangkaraya berada di angka 471 dikatagorikan berbahaya untuk pernapasan.

Dilaporkan juga, tim DMC Dompet Dhuafa telah membagikan 31.500 masker di kalimantan Tengah dan 3.817 di Kalimantan Timur serta Terlibat dalam respon pemadaman dan pendinginan karhutla di wilayah Kalampangan, Palangkaraya,Kalimantan tengah.

“Tim Disaster Managament Cente Dompet Dhuafa telah membagikan 20.000 pcs di wilayah Kalimantan Tengah, 10.000 pcs wilayah Sumatera Selatan dan Jambi serta 10.600 pcs untuk wilayah Riau,” ucap Benny Direktur Disaster Managament Center Dompet Dhuafa, dalam rilis yang diterima KBK, Rabu (25/9/2019).

 

Advertisement