Sakit, Dua Jamaah Haji Situbondo Berangkat Pakai Ambulans

Ilustrasi/ Foto: pojoksatu.id

SITUBONDO- Dua calon haji di Situbondo terpaksa diberangkatkan menggunakan ambulans, karena ia memaksa tetap melakukan perjalanan menuju tanah suci meskipun dalam kondisi sakit.

“Calon haji Situbondo yang diberangkatkan menggunakan ambulans, yaitu Sugiyanto (61) warga Desa Perante, Kecamatan Asembagus dan Satrija (49) calhaj asal Desa Kalirejo, Kecamatan Sumbermalang,” ujar Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama Situbondo Maulan Rido seperti dikutip dari Antara, Sabtu (13/8/2016).

Menurutnya mereka memaksakan diri menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya menggunakan dua mobil ambulans yang sudah disiapkan oleh petugas medis dari Dinas Kesehatan Situbondo.

Kepala Dinas Kesehatan Situbondo Abu Bakar Abdi menjelaskan bahwa petugas kesehatan setempat sempat memeriksa Sugiyanto yang menderita penyakit gagal ginjal sebelum menuju Surabaya.

Calon haji tersebut harus mendapatkan penanganan medis dengan cuci darah setiap 2 minggu satu kali. Sementara itu, Satrija yang menderita penyakit kanker rahim, menurut dia, juga perlu penanganan medis.

“Sebenarnya, kami sudah menyarankan mereka untuk tidak berangkat karena kondisinya, apalagi dua calhaj itu membutuhkan penanganan medis. Khusus calhaj Sugiyanto membutuhkan cuci darah 2 minggu sekali, kami khawatir kalau calhaj tersebut memaksakan tetap berangkat,” katanya.

Akhirnya pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada Imigrasi di Surabaya, apakah kedua calhaj itu nantinya tetap diizinkan berangkat atau harus menunda.

“Yang pasti kami sudah menyarankan lebih baik dua calhaj Sugiyanto dan Satrija ditunda pemberangkatannya. Akan tetapi, kalau Imigrasi Surabaya mengizinkan dan menjamin untuk penanganan medis terhadap kedua calhaj yang sakit itu tidak masalah, dan informasinya di Arab Saudi cuci darah di sana gratis bagi calon haji,” tuturnya.

Advertisement