PALU – Deby Fatimah Mondo, gadis berusia 19 tahun menjadi salah satu korban tewas gempa dan tsunami, tepat di hari ulangtahunnya.
Tak hanya itu, perempuan yang merupakan lulusan SMKN 1 Palu ini juga meninggal dunia usai wudhu sesaat sebelum melaksanakan sholat Magrib.
Kisahnya viral di media sosial setelah Desy Mardianti Muchtar mengisahkan tentang Deby yang merupakan adik sepupunya, di insta story miliknya bernama @dsmuchtar
Menurut Desy, almarhumah Deby ini merupakan anak ke-4 dari 6 bersaudara.
Desy Mardianti juga menuturkan saat itu Deby baru selesai berwudlu hendak melaksanakan sholat Magrib.
Kemudian, gempa mengguncang memporakporandakan bangunan pesantrean tempat ia menuntut ilmu.
Deby diketahui sedang mengikuti program hafalan quran atau hafizah di sebuah pondok pesantren di Palu sejak beberapa bulan yang lalu.
Saat gempa terjadi, Deby sedang bersama 8 orang temannya yang juga ikut menjadi korban.





