JAKARTA – Satu jasad ABK kapal tenggelam di perairan Asahan berhasil ditemukan tim SAR gabungan. Jasad korban ditemukan terapung di sekitar perairan Tanjung Api, Asahan. Total sudah dua jasad ditemukan, sedangkan dua lainnya masih hilang.
“Korban pertama kali ditemukan tim Patkamla dari Posmat (Pos Pengamat) Simandulang kemarin petang sekitar pukul 17.45 WIB,” ujar Kepala Dinas Penerangan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan, Mayor Laut (KH) Sahala Sinaga, Selasa (8/11) seperti dilansir Merdeka.com.
Korban yang belum teridentifikasi trsebut kemudian dipindahkan ke kapal Basarnas. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke Tanjung Balai melalui Dermaga Panton Bagan Asahan.
Kapal nelayan, KM Usaha Damai GT 22 No 313 ppa, tenggelam di perairan Asahan, Sumut, sekitar 6 mil arah Timur Lampu Putih ke-2, Jumat (4/11) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Akibat kejadian itu, 4 anak buah kapal (ABK) hilang, sedangkan 7 awak lainnya selamat.
Sejauh ini sudah 2 jenazah ABK KM Usaha Damai yang berhasil ditemukan. Sebelumnya, tim SAR gabungan telah menemukan jasad 1 korban pada Senin (7/11) pagi.
Dua ABK lainnya masih dalam pencarian Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI AL, Polisi Air, Basarnas, dan nelayan setempat.





