Sejumlah Rumah di Cirebon Rusak akibat Tanah Gerak

Ilustrasi Babinsa Pagedongan, Sertu M Masrur memperlihatkan rumah warga yang rusak akibat fenomena tanah bergerak di Desa Kebutuh Jurang, Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara, Senin (18/2/2019)/ iNews

CIREBON – Bencana pergerakan tanah membuat sebanyak enam rumah warga rusak parah dan empat rusak ringan di Desa Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Kepala Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon Wawan Gunawan mengatakan pergerakan tanah yang terjadi di desanya itu bukan kali ini saja, namun sudah tahunan, sehingga ada beberapa keluarga kehilangan rumah tinggalnya.

Menurutnya, warga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah setempat, akan tetapi sampai saat ini belum juga ada realisasi untuk menanggulanginya.

Pergerakan tanah tersebut lanjut Wawan, akan semakin parah bila masuk musim hujan, karena air sungai meluap dan mengakibatkan tanah labil.

“Kalau musim hujan tiba, pasti rumah warga semakin rusak parah,” tuturnya, sebagaimana dilansir Antara.

Sementara pemilik rumah Nani, mengaku rumahnya kini sebagian sudah rata dengan tanah, seperti dua kamar, dapur, dan kamar mandi.

Menurutnya sungai sekitar tempat tinggalnya juga terus mendekat, yang dahulu berjarak lebih dari 50 meter kini sudah berada di belakang rumah.

“Jadi kalau hujan pasti ada bunyi retakan tanah. Dan rumah saya rusak baru beberapa hari ini,” katanya.

 

 

Advertisement