PALU – Sembilan rumah di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah rusak diterjang angin puting beliung pada Minggu sekitar Pukul 15.30 WITA.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Palu Muhammad Bambang S memaparkan dari peristiwa itu tujuh rumah di kawasan hunian tetap (huntap) Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, rusak bagian atap, dua rumah rusak di Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, rusak akibat tertimpa pohon tumbang.
Dilaporkan, puting beliung juga merusak tenda pesta perkawinan di kawasan huntap Duyu.
“Akibatnya jaringan listrik di satu blok huntap Duyu putus tertimpa tenda,” ucap Bambang.
Ia mengemukakan, tim BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palu sudah berada di lapangan membantu warga terdampak serta menginventarisir dampak dyang itimbulkan angin kencang serta membersihkan pohon tumbang.
Ia menuturkan, puting beliung diakibatkan cuaca ekstrim, diawali mendung hingga membentuk awan hitam tebal dari arah utara langit Kota Palu.
“Setelah puting beliung, hujan mengguyur Kota Palu dan sekitarnya. Dilaporkan tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini, dan tidak menutup kemungkinan jumlah rumah warga rusak bisa bertambah, karena tim masih melakukan asesmen,” ujar Bambang, dikutip Antara.




