Sejumlah Titik di Jakarta Utara Masih Terendam Banjir Rob

Ilustrasi Sejumlah wilayah di Jakarta Utara dan sepanjang Pantura mengalamia banjir rob sejak Juamt lalu (4/6) akibat pengaruh bulan purnama dan pasang laut akibat hembusan angin kencang.

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan sejumlah lokasi di Jakarta Utara masih terendam banjir pasang laut (rob) akibat fenomena Supermoon yang terjadi sejak 14 November hingga 21 November 2024.

“Hingga Senin malam pukul 19.00 WIB sebanyak tiga RT di Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara masih terendam air dengan ketinggian 15 centimeter hingga 40 centimeter,” kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji.

Selain itu ada tiga ruas jalan yang terdampak banjir rob kali ini mulai dari Jalan Hiu Pelabuhan Muara Baru Kelurahan Penjaringan dengan ketinggian air 30 centimeter.

Jalan Cumi Pelabuhan Muara Baru, Kelurahan Penjaringan dengan ketinggian air 20 centimeter dan Jalan Tuna Pelabuhan Muara Baru dengan ketinggian air 25 centimeter.

Sedangkan wilayah yang sudah surut sebanyak tiga RT di Kelurahan Marunda Cilincing dan Jalan RE Martadinata di depan Jakarta International Stadium (JIS) Kelurahan Papanggo Tanjung Priok.

Ia mengatakan BPBD DKI Jakarta masih mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan.

Pihaknya juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.

“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan dan dalam keadaan darurat, segera hubungi petugas,” kata dia.

Jakarta.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here