Sekolah di Lombok ini Berduka untuk Dua Muridnya yang Tewas akibat Gempa

0
506
Ilustrasi Rumah roboh akibat gempa NTB, Minggu (29/7/2018)/ Detik

LOMBOK – Duka masih menyelimuti bayang-bayang di  SD Negeri 3 Obel-Obel, Lombok Timur karena harus kehilangan dua murid di sekolah ini yang menjadi korban tewas gempa, Minggu (29/7/2018).

Salbiah, yang bertindak sebagai kepala sekolah juga tak kuasa menahan tangis ketika mengingat dua muridnya yang meninggal dunia, yakni anak kelas 1 dan kelas 3.

Saat musibah terjadi, Salbiah menuturkan, dua anak didiknya tengah asyik menonton televisi. “Saya benar-benar trauma, Pak,” katanya, Rabu (1/8/2018).

Namun Salbiah berusaha tegar, tetap menyemangati murid-muridnya yang belajar di tenda-tenda bantuan pemerintah karena bangunan sekolah mereka terdampak gempa.

Sebanyak 80 murid dari kelas 1 sampai 6 SDN 3 Obel-Obel harus belajar di tenda karena delapan ruang kelasnya tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Pada Rabu, belum semua murid sekolah itu mengikuti kegiatan belajar mengajar, yang antara lain diisi dengan sejumlah kegiatan untuk menghilangkan trauma akibat gempa. Mereka belajar tidak mengenakan seragam sekolah.

“Murid saya tidak menggunakan seragam serta tidak memiliki alat tulis, karena tertimpa bangunan rumahnya yang roboh,” kata Siti.

“Seragam dan alat tulis yang paling dibutuhkan saat ini. Untuk belajar sementara bisa di tenda saja,” katanya.

Selain itu, ia berharap murid-muridnya mendapat bantuan atau pendampingan untuk pemulihan pasca-trauma.

 

Advertisement div class="td-visible-desktop">