Sembilan Orang Masih Hilang akibat Awan Panas Semeru

ilustrasi Gunung Semeru meletus pada Sabtu 16 Januari 2021/ Foto: Inews

JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan pihaknya memperpanjang masa tanggap darurat bencana erupsi Gunung Semeru menjadi 14 hari.

“Hingga saat ini, korban meninggal 46 orang belum ada tambahan lagi. Kemudian sembilan masih dinyatakan hilang dan ini kami tambah lagi tanggap daruratnya menjadi 14 hari untuk terus mencari 9 korban yang hilang ini,” kata Suharyanto.

Masa tanggap darurat bencana merupakan periode penanganan bencana yang meliputi penyelamatan, evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, serta pemulihan prasarana dan sarana.

Suharyanto melanjutkan sampai saat ini setidaknya 18 orang luka berat akibat erupsi Gunung Semeru. Mereka rata-rata mengalami luka bakar karena terkena guguran lahar.

 

 

Advertisement