SURABAYA – Hujan lebat membuat sembilan wilayah di pesisir Jawa Timur terancam banjir besar karena naiknya air laut sehingga memunculkan potensi genangan.
“Karena air laut pasang yang naik ke pesisir dan diiringi hujan lebat dari hulu menyebabkan air tidak dapat surut. Terutama di wilayah pesisir,” kata Kepala Pelaksana BPBD Jatim Sudarmawan.
Sudawarman mengatakan beberapa wilayah pesisir yang terancam terendam itu di antaranya adalah Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo dan Situbondo.
“Kalau di pesisir selatan yang terancam banjir itu Pacitan dan Banyuwangi,” ujarnya.
Selain itu, banjir yang mengancam pesisir itu disebabkan beberapa faktor seperti kerusakan hutan bakau dan adanya pendangkalan sungai sehingga, ketika air laut pasang, genangan yang ada tidak dapat surut.
“Karena itu kami harus melakukan reboisasi hutan bakau. Kalau yang permanen mungkin harus ada pembangunan tanggul di pesisir seperti di beberapa wilayah di Madura,” tambahnya.
Sementara untuk banjir Pasuruan menurutnya kini sudah surut. Tapi, di beberapa desa masih terjadi genangan seperti Desa Kedungringin Kecamatan Beji.
“Kalau kemarin sekitar 750 rumah warga yang masih terendam genangan banjir. Penurunan genangan air ini cukup signifikan menyusul mulai surutnya air pasang laut. Sekarang tinggal 160 rumah saja,” pungkasnya, dikutip dari beritajatim.





