Semeru Beberapa Kali Erupsi Setinggi 800 Meter, Waspada Bahaya Lontaran Batu Pijar

Asap vulkanis keluar dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Jumat (16/2/2024). (Foto: ANTARA/Irfan Sumanjaya)

LUMAJANG – Gunung Semeru dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengalami beberapa kali erupsi dengan tinggi letusan mencapai 300 hingga 800 meter di atas puncaknya, Jumat (26/7/2024).

Erupsi pertama terjadi pada pukul 05.19 WIB, menghasilkan letusan abu vulkanik setinggi sekitar 300 meter di atas puncak, dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu mengarah ke barat daya.

Beberapa menit kemudian, tepatnya pada pukul 05.50 WIB, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, ini kembali erupsi dengan kolom abu setinggi 600 meter yang bergerak ke arah selatan.

“Semeru kembali erupsi pada pukul 06.14 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, dalam keterangan tertulis.

Menurut Sigit, kolom abu tersebut berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur dan tenggara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 96 detik.

“Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 08.59 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 800 meter di atas puncak,” tuturnya.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara dan selatan. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 127 detik.

“Terjadi erupsi lagi pada pukul 12.22 WIB. Visual letusan tidak teramati. Saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung,” katanya.

Gunung Semeru saat ini berstatus Waspada atau Level II. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 8 km dari puncak.

Di luar jarak tersebut, masyarakat harus menghindari aktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai Besuk Kobokan. Masyarakat juga harus menjauhi radius 3 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena bahaya lontaran batu pijar.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here