SURIAH – PBB telah mengimbau kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad dan kelompok pemberontak pada hari Kamis (22/9/2016) untuk kembali melakukan konvoi bantuan memasuki timur Aleppo setelah sempat ditangguhkan selama 48 jam pasca serangan udara.
Truk PBB yang berisi makanan, perlengkapan medis dan perlengkapan lainnya untuk 35.000 orang tiba di salah satu wilayah pinggiran damaskus yang dikuasai pemberontak. Juru bicara PBB Jens Laerke berharap konvoi bantuannya menuju Aleppo kini dapat diteruskan.
“Empat puluh truk terhenti di perbatasan Turki-Suriah, makanan hanya berlaku hingga Senin pekan depan, para supir tidur di perbatasan, dan mereka telah melakukan itu sekarang selama seminggu,” kata penasihat kemanusiaan Jan Egeland, dikutip dari Reuters.
“Jadi tolong, Presiden Assad, bantu kita agar dapat tiba ke Aleppo timur dan juga daerah-daerah yang terkepung lainnya. Kami juga harus mendapatkan jaminan dalam kasus Aleppo timur dari kelompok oposisi bersenjata untuk masuk,” katanya.
Sebelumnya, serangan udara telah mengancurkan beberapa truk bantuan PBB dan para pejabat AS percaya pesawat Rusia yang bertanggung jawab atas serangan itu, namun Moskow telah membantah terlibat dalam serangan tersebut.





