TEPI BARAT – Seorang anak Palestina harus kehilangan mata kirinya setelah ditembak oleh pasukan Israel, setelah sebelumnya mengalami cedera otak.
“Malek (Issa) mengalami luka serius. Ia lolos dari maut, namun kehilangan penglihatannya di bagian mata kiri,” kata sang ayah melalui video yang dirilis kelompok non-pemerintah, Wadi Hilweh Information Center.
Dia menambahkan, anakya tersebut dinyatakan sembuh dari cedera otak, namun tak bisa melihat lagi di bagian mata kirinya, karena harus diangkat akibat telah terjadi pendarahan dalam.
“Terdapat risiko eradikasi total dari mata, dalam kasus tersebut pihak rumah sakit tak mampu menyembuhkan luka dalam di bagian mata kiri,” katanya, dikutip Anadolu.
Anak berusia delapan tahun itu pada Sabtu mengalami luka di Kota Isawiya, Yerusalem, sepulangnya dari sekolah bersama sang kakak ketika pasukan pendudukan Israel melepaskan tembakan.





