Sepuluh Daerah di Sumsel Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla

Kebakaran lahan gambut terutama di Kalimantan dan sebagian Sumatera di depan mata di tengah kemarau panjang pada 2023. Waspada dan waspada!

JAKARTA, KBKNEWS.id – Sebanyak 10 daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) telah menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman memaparkan kesepuluh daerah tersebut diantaranya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), PALI, Lahat, Prabumulih, Muara Enim, Musi Rawas, Ogan Ilir, dan provinsi Sumsel.

Penetapan status tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi atas peningkatan titik panas (hotspot) dan karhutla di sejumlah wilayah, serta memungkinkan masing-masing daerah untuk mengakses bantuan logistik dan teknis dari provinsi maupun pemerintah pusat, termasuk operasi pemadaman melalui udara jika diperlukan.

“Pemkab Mura dan Ogan Ilir sudah menaikkan status siaga. Saat ini terdapat 10 pemda yang meningkatkan status siaga, termasuk Pemprov Sumsel di tingkatan provinsi,” katanya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah bersama BPBD dan instansi terkait juga tengah memperkuat koordinasi serta mempercepat mobilisasi peralatan pemadaman dan personel di lapangan. “Kami sudah koordinasi juga dengan BNPB terkait kegiatan BPBD di Sumsel dalam menghadapi musim kemarau dan bencana karhutla tahun ini,” jelasnya.

Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor apabila melihat tanda-tanda kebakaran.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here