Serangan Tel Aviv, 83 Ribu Warga Palestina Dilarang Masuk Israel

Penembakan di Ibu Kota Israel Tel Aviv Rabu malam (8/6/2016) menjadi empat orang. Foto: Xinhua.

JERUSALEM—Israelmenangguhkan izin masuk bagi 83 ribu warga Palestina selama bulan suci Ramadan. Larangan ini dikeluarkan menyusul penembakan di Tel Aviv yang menewaskan empat orang.

“Semua izin selama Ramadhan, terutama izin untuk kunjungan keluarga dari Yudea dan Samaria ke Israel, dibekukan,” demikian pernyataan dari COGAT, unit yang mengelola urusan sipil di Tepi Barat, seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis (9/6/2016).

Dengan pembekuan ini, ratusan warga di Jalur Gaza yang sebelumnya mendapat izin untuk mengunjungi kerabat dan tempat-tempat suci selama Ramadhan juga dicegah masuk. Israel telah mengumumkan tentang pelonggaran pergerakan warga Palestina, terutama dari Tepi Barat selama Ramadhan.

Kelonggaran itu memungkinkan 500-an warga Gaza untuk mengikuti shalat Jumat di komplek Al Aqsha di Yerussalem Timur. Namun, peristiwa ini menggugurkan semuanya.

 

Advertisement