Serpihan Rudal Houthi Jatuh Dekat Makkah.

Rudal jelajah Houthi jatuh dekat Kota Suci Makkah (24/10). Serangan Houthi ke Kot Suci Makkah dikecam Ulama Besar Masjidil Haram (foto: Kompas.com)

JAKARTA – (KBKNEWS) – 25/10 – PUING-puing rudal rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi Houthi di Yaman jatuh di beberapa lokasi di wilayah Arab Saudi Sabtu (24/10), salah satunya di dekat kota suci Makkah.

Dilansir Arab News dan Saudi Press Agency, Minggu (25/10/2026), juru bicara Pertahanan Sipil Arab Saudi mengatakan rudal-rudal tersebut dicegat oleh sistem pertahanan udaranya saat sedang menuju sasaran masing-masing.

Beberapa bagian dari rudal tersebut jatuh di Wadi Al-Mughammas, 20 kilometer dari Masjidil Haram di Makkah, yang merupakan tempat paling suci bagi umat Islam.

Juru bicara tersebut menambahkan puing-puing hasil pencegatan juga jatuh di kawasan Al-Nuzha di Jeddah, Wadi Jalil di Taif, serta Masturah di Kegubernuran Rabigh.

Pernyataan tersebut tidak menyebutkan adanya korban jiwa maupun perincian lebih lanjut mengenai kerusakan yang terjadi.

Sementara itu, Presiden Urusan Keagamaan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syekh Abdulrahman Al-Sudais, mengecam tindakan Houthi yang menargetkan Makkah dan Madinah. Disebutkan bahwa serangan ke dua kota suci itu merupakan pelanggaran berat.

Serangan terang-terangan ke Kota Suci

Dilansir Saudi Press Agency, Minggu (25/10), Sudais menyebut tindakan Houthi sebagai serangan terang-terangan terhadap kesucian dua kota suci bagi umat Islam.

Sudais juga menganggap serangan Houthi itu sebagai pelanggaran terhadap syariat Islam yang melarang agresi dan mewajibkan perlindungan terhadap tempat-tempat suci dan menyatakan serangan berulang mengungkap pendekatan kriminal Houthi yang bermarkas di Yaman.

Dia menganggap Houthi punya niat jahat terhadap umat Islam dan situs-situs sucinya, serta mengabaikan kedudukan Dua Masjid Suci bagi umat Islam.

Menurut Suadis, serangan menyasar tempat-tempat suci, warga sipil, dan fasilitas publik merupakan kejahatan yang dilarang oleh hukum Islam, dikecam oleh seluruh umat manusia, serta melanggar norma-norma internasional.

Sudais menegaskan serangan-serangan tersebut tidak akan menggoyahkan keamanan dan stabilitas Kerajaan.

Konflik di Timur Tengah seolah  tak ada matinya, antara Iran melawan koalisi Amerika Serikat dan Israel saja belum usai, kini bereskalasi antarsesama kubu Arab. (Arabnews/Saudi Press Agency/detik.com./ns)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here