MOSUL – Seorang wartawan perempuan, Shifa Gardi (30) untuk jaringan televisi Kurdi, Rudaw, telah tewas saat meliput terkena serangan bom dalam pertempuran di Mosul.
Ia tewas terkena bom dimana pasukan Irak di daerah-daerah barat tengah bertempur dengan negara Islam ISIS. Rudaw mengatakan bahwa Gardi, telah melanggar stereotip jurnalisme didominasi laki-laki.
Rudaw mengatakan bahwa kameraman Gardi, Yunis Mustafa, juga ikut terluka dalam ledakan itu.
pPsukan khusus Letnan Jenderal Abdul-Wahab al-Saadi mengatakan pada Associated Press tentaranya “bergerak sangat lambat” dalam menghadapi serangan dengan bom mobil, penembak jitu dan drone bersenjata.
Dia mengatakan rencana itu dilakukan untuk memotong jalur pasokan dan menghubungkan dengan wilayah timur yang telah dibebaskan Irak sebelumnya.




